Bappelitbangda Luwu Gelar Musrenbang RKPD 2026 dan Forum Konsultasi Publik RPJMD 2025-2029

POROSCELEBES.COM, LUWU – Pemerintah Kabupaten Luwu resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026 dan Forum Konsultasi Publik, Rancangan Awal Pembangunan Jangka menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Luwu tahun 2025- 2029, mengangkat tema “Bangkit Lebih Cepat Bersama Rakyat ” yang dibuka langsung oleh Bupati Luwu Patahuddin, di Aula Bappelitbangda Rabu (26/03).

Kegiatan yang dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Luwu dan semua Pimpinan OPD serta semua unsur steakholder ini didasari Undang – Undang Nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang – Undang No. 23 TAHUN 2014 dan Undang – Undang No. 9 Tahun 2015 di mana pemerintah daerah diwajibkan untuk menyusun RKPD yang berfungsi sebagai dokumen perencanaan tahunan daerah yang kemudian menjadi pedoman dalam menyusun Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026.

Bacaan Lainnya

Kepala Bappelitbangda Kabupaten Luwu, Moh.Arsyal Arsyad dalam sambutannya menerangkan, Musrenbang RKPD ini merupakan puncak dari beberapa kegiatan perencanaan yang dilaksanakan di daerah kabupaten Luwu.

Beberapa kegiatan yang dilaksanakan sebelumnya yaitu Musrenbang Desa dan Kelurahan yang difasilitasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Musrenbang Kecamatan, pelaksanaan forum konsultasi Publik dan forum lintas perangkat daerah.

Lanjut Arsyal, pelaksanaan kegiatan ini merupakan tahapan yang sangat penting untuk pemeriksaan dokumen perencanaan pembangunan daerah. Kegiatan ini memberikan ruang kepada masyarakat dan steakholder dalam memberikan masukan dan kritik.

Ketua DPRD Kabupaten Luwu, Ahmad Gazali mengatakan dalam sambutannya, menurutnya kegiatan ini menjadi momentum untuk membangun sinergi antara Eksekutif dan Legislatif serta masyarakat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Selaku wakil rakyat, legislator wajib memastikan kebijakan yang diambil oleh pemerintah.

“kami selaku DPRD Kabupaten Luwu memiliki tanggung besar untuk memastikan apakah benar kebijakan yang diambil eksekutif benar-benar menyajikan kebutuhan dan harapan masyarakat kabupaten Luwu , “ujarnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Ahmad Gazali menitipkan pesan agar Eksekutif menyisihkan Anggaran untuk bantuan-bantuan bencana alam.

Sementara Bupati Luwu, Patahuddin sebelum membuka Forum Konsultasi Publik ini mengatakan dalam sambutan, kegiatan ini mempunyai makna strategi menselaraskan pembangunan dan semua agenda yang terjadi di Kabupaten Luwu.

“Berdasarkan hal tersebut saya rasa kita semua sudah memahami apa yang dirumuskan pada visi misi daerah ‘Luwu Unggul Berkarakter Berbasis Bisnis’ telah dirumuskan ke dalam visi misi dan program unggulan lainnya “ujarnya.

Patahuddin melanjutkan, kegiatan ini merupakan forum penting untuk merumuskan dan menyelaraskan program serta kegiatan pembangunan daerah yang sesuai dengan visi dan misi serta prioritas pembangunan daerah.

Oleh sebab itu penyusunan RKPD ini harus sesuai dengan data yang akurat, aspirasi masyarakat, serta sinergi antar pemerintah, Legislatif dan unsur akademisi.

Turut hadir via daring Gubernur Sulawesi Selatan, diwakil oleh Kepala Dinas Kependudukan yang menyampaikan semua pesan dari Gubernur Sulsel atas kegiatan ini. (k.e)

Pos terkait