POROSCELEBES.COM, LUWU – Kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama yang digelar Pemerintah Kabupaten Luwu di Kecamatan Walenrang tidak hanya menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga momentum penting dalam mendorong agenda strategis daerah, khususnya pembentukan Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Luwu Tengah.
Acara yang berlangsung di kediaman Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, Senin (9/3/2026), diwarnai dengan penyerahan dokumen CDOB Luwu Tengah kepada Bupati dan Wakil Bupati Luwu.
Dokumen tersebut diserahkan langsung oleh Andi Mudzakkar bersama Armin Mustamin Toputiri. Penyerahan ini menjadi sinyal kuat bahwa wacana pemekaran wilayah masih terus diperjuangkan.
Selain isu pemekaran, Bupati Luwu, Patahudding, juga memaparkan dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia terhadap pengembangan sektor perkebunan di Luwu.
Ia menyebutkan sejumlah bantuan yang akan digelontorkan, di antaranya 8 juta bibit kakao untuk 8.000 hektare lahan, kelapa dalam 100 hektare, kelapa genjah pandan wangi 300 hektare, pala 500 hektare, kopi arabika 400 hektare, kopi robusta 50 hektare, serta rehabilitasi cengkeh seluas 300 hektare.
“Program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas perkebunan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Patahudding.
Kegiatan ini juga dihadiri Ketua DPRD Luwu Ahmad Gazali, Wakil Bupati Luwu periode 2014–2019 Amru Saher, Penjabat Sekda Muh. Rudi, serta jajaran kepala OPD dan unsur Forkopimda.
Di sisi lain, agenda sosial tetap menjadi bagian dari kegiatan, ditandai dengan penyerahan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris petugas keagamaan.
Kegiatan ditutup dengan ceramah agama oleh H. Akwal yang sekaligus memimpin doa bersama.
Melalui momentum ini, Pemerintah Kabupaten Luwu tidak hanya memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat, tetapi juga menegaskan arah kebijakan pembangunan daerah, termasuk dukungan terhadap pemekaran wilayah dan penguatan sektor unggulan.















