Setelah Listrik Gratis, Kini Keluarga Mursalim Terima Bantuan Sembako dari Polsek Bupon

POROSCELEBES.COM, LUWU – Kepedulian terhadap keluarga Mursalim (45), warga Dusun Minanga Tallu, Desa Tanjong, Kecamatan Bua Ponrang (Bupon), Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, terus mengalir.

Setelah sebelumnya PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Belopa memastikan pemasangan listrik gratis bagi keluarga tersebut, kali ini bantuan datang dari Kepolisian Sektor (Polsek) Bupon yang menyalurkan paket sembako kepada Mursalim dan keluarganya.

Bacaan Lainnya

Bantuan tersebut diberikan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Kepolisian Negara Republik Indonesia sekaligus sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap warga yang membutuhkan.

Kapolsek Bupon, Ipda Rusman, mengatakan bantuan disalurkan mewakili Kapolres Luwu kepada keluarga Mursalim yang selama ini hidup dalam keterbatasan.

“Hari ini kami mewakili Kapolres Luwu memberikan bantuan kepada warga kurang mampu berupa paket sembako dalam rangka HUT Ke-80 Kepolisian Republik Indonesia. Ini merupakan bentuk kepedulian dan partisipasi Polri kepada masyarakat,” kata Rusman, Senin (29/6/2026).

Paket bantuan yang diserahkan terdiri atas beras, susu kental manis, mi instan, dan minyak goreng.

Menurut Rusman, kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi sosial yang dapat membantu warga yang membutuhkan.

“Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban keluarga Pak Mursalim dan bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Sebelumnya, kisah Mursalim bersama istrinya, Yeni (48), dan putra mereka, Muhammad Ghibran (7), menjadi perhatian publik setelah diberitakan tinggal di sebuah rumah bekas dapur gula aren berukuran sekitar 3 x 4 meter tanpa aliran listrik.

Pemberitaan tersebut memicu berbagai bentuk kepedulian. PT PLN ULP Belopa kemudian turun langsung ke lokasi dan memastikan keluarga Mursalim akan memperoleh bantuan pemasangan listrik gratis melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN.

Selain itu, pemerintah desa juga terus berupaya menyelesaikan persoalan administrasi kependudukan keluarga Mursalim agar dapat masuk dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), sehingga berpeluang memperoleh berbagai program bantuan sosial dari pemerintah.

Berbagai bantuan yang mulai berdatangan menjadi secercah harapan bagi keluarga Mursalim. Setelah bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan, mereka kini mulai merasakan perhatian dari berbagai pihak, mulai dari masyarakat, pemerintah, BUMN, hingga institusi kepolisian.

Meski demikian, keluarga Mursalim masih membutuhkan dukungan untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal dan memenuhi kebutuhan hidup yang lebih layak di masa mendatang.

Pos terkait