POROSCELEBES.COM, LUWU – Foto salam komando bersama Kapolres Luwu, AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si., diduga digunakan Wahyu Cs sebagai klaim kedekatan dengan aparat di tengah dugaan aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang masih berlangsung di Marinding, Kecamatan Bajo Barat, Kabupaten Luwu.
Foto tersebut disebut menjadi foto profil WhatsApp (DP) Wahyu Cs dan memunculkan dugaan bahwa kelompok tersebut memiliki akses khusus kepada aparat sehingga tetap beraktivitas meski penertiban PETI telah dilakukan.
“Tidak bisaki lawan iii saudara karena dia itu sudah konek dengan petugas,” ungkap seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Sumber lainnya menyebut Wahyu kerap mengklaim situasi aman dan menunjukkan foto bersama Kapolres untuk meyakinkan pihak lain.
“Dia (Wahyu-red) selalu bilang kalau sudah aman. Dan bicaranya dia buktikan dengan fotonya dengan Pak Kapolres, makanya dia jalan terus,” ujarnya.
Menanggapi isu tersebut, AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo membantah adanya kedekatan khusus sebagaimana yang ditudingkan. Melalui pesan WhatsApp kepada awak media, Kamis (15/10/2026), ia menjelaskan bahwa banyak orang yang datang menemuinya meminta foto bersama.
“Tidak benar itu. Semua orang yang datang ke saya minta foto juga banyak,” tulisnya.
Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi dan tidak terprovokasi.
Terlepas dari polemik foto tersebut, dugaan aktivitas PETI di Marinding tetap perlu ditelusuri dan dipastikan melalui pemeriksaan di lapangan. Aparat penegak hukum diharapkan menindak aktivitas ilegal sesuai ketentuan serta menjelaskan hasil penertiban yang telah dilakukan.
Hingga berita diterbitkan, awak media belum berhasil menghubungi Wahyu untuk memperoleh klarifikasinya.















