POROSCELEBES.COM, Selayar — Puluhan warga Dusun Tanaharapan antusias mengikuti kegiatan sosial bertajuk “Media Peduli Umat” berupa pelatihan penyelenggaraan jenazah yang digelar oleh Media Bicarabaik di Desa Bontotangnga, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sabtu (12/9).
Kegiatan tersebut dihelat sebagai wujud kepedulian media terhadap masyarakat, sekaligus memberikan edukasi dan keterampilan praktis mengenai tata cara penyelenggaraan jenazah sesuai tuntunan syariat Islam.
Dalam pelatihan ini, para peserta mendapatkan pembekalan komprehensif mengenai berbagai tahapan penyelenggaraan jenazah, mulai dari teknik memandikan, mengkafani, menyalatkan, hingga proses pemakaman yang sesuai dengan sunnah.
Acara menghadirkan narasumber Muhammad Nasir untuk memberikan materi secara edukatif yang dipadukan dengan sesi praktik langsung. Dengan metode ini, puluhan peserta yang hadir tidak hanya memperoleh pemahaman teoretis, tetapi juga menguasai tahapan teknis di lapangan.
Pimpinan Redaksi Media Bicarabaik, Nur Syamsul Akbar, mengungkapkan bahwa terlaksananya kegiatan ini merupakan buah dari sinergi serta kepedulian bersama. Sebagian besar pembiayaan kegiatan bersumber dari donasi para dermawan yang dihimpun dan disalurkan melalui meja redaksi.
”Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para dermawan yang telah menyisihkan rezekinya melalui redaksi Bicarabaik. Amanah ini kami wujudkan dalam aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Nur Syamsul Akbar.
Ia menambahkan, penguasaan keterampilan penyelenggaraan jenazah merupakan ilmu fardhu kifayah yang krusial untuk terus diwariskan kepada masyarakat, khususnya kalangan generasi muda, guna merawat semangat gotong royong dan kepedulian sosial antarwarga.
Sementara itu, pemateri pelatihan, Muhammad Nasir, memaparkan secara rinci landasan tata cara penyelenggaraan jenazah serta menekankan berbagai hal teknis yang wajib diperhatikan dalam setiap prosesinya.
Melalui program “Media Peduli Umat” ini, pihak redaksi berharap inisiatif tersebut dapat menjadi pemantik bagi rangkaian aksi sosial berikutnya, sekaligus semakin mempererat tali silaturahmi di tengah kehidupan masyarakat.















