POROSCELEBES.COM, LUWU- Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Fadriaty Asmaun, turut ambil bagian dalam aksi unjuk rasa bersama aliansi pemuda dan masyarakat di batas Ibu Kota Kabupaten Luwu, Belopa, Jumat (23/1/2026). Aksi ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Perjuangan Rakyat Luwu (HPRL) dan Hari Jadi Luwu (HJL).
Dalam orasinya, Fadriaty menegaskan bahwa momentum HPRL dan HJL sangat tepat untuk kembali menagih janji Presiden RI pertama, Ir. Soekarno, terkait pembentukan Provinsi Luwu Raya. Ia menyampaikan bahwa pembentukan daerah otonomi baru (DOB) Provinsi Luwu Raya merupakan langkah strategis untuk mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat.
“Kenapa harus menjadi provinsi? Karena ini untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Dengan menjadi provinsi, akses pembangunan, pelayanan publik, dan pemerataan kesejahteraan akan lebih optimal,” ujar Fadriaty di hadapan massa aksi.
Mantan aktivis IPMIL ini juga menekankan pentingnya persatuan seluruh elemen masyarakat Luwu Raya dalam memperjuangkan DOB tersebut. Menurutnya, jika masyarakat bersatu dan konsisten menyuarakan aspirasi ini, maka peluang terwujudnya Provinsi Luwu Raya akan semakin besar.
“Momentum hari ini sangat tepat karena hari ini adalah HPRL dan HJL. Jika masyarakat Luwu Raya bersatu menyuarakan DOB baru ini, insya Allah DOB ini akan terbentuk,” tegasnya.
Fadriaty yang merupakan anggota DPRD Provinsi Sulsel dari Daerah Pemilihan (Dapil) 11 Luwu Raya juga menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Provinsi Luwu Raya. Ia berharap gerakan hari ini dapat membuka mata Presiden RI dan para pemangku kebijakan di tingkat pusat untuk segera merealisasikan tuntutan masyarakat Luwu.
“Sebagai anggota DPRD Provinsi Sulsel Dapil 11 Luwu Raya, kami mendukung penuh pembentukan DOB. Semoga pergerakan hari ini menjadi sinyal kuat bagi pemerintah pusat untuk mewujudkan harapan masyarakat Luwu Raya,” pungkasnya.















