POROSCELEBES.COM, LUWU – Bupati Luwu, Patahudding, menegaskan Pemerintah Kabupaten Luwu akan memperketat pengawasan tata niaga hasil pertanian masyarakat, termasuk dugaan kecurangan penimbangan hasil panen yang dikeluhkan petani.
Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Tudang Sipulung Tingkat Kabupaten Luwu yang dirangkaikan launching pupuk bersubsidi bidang perikanan dan pelepasan petugas pengawas hewan kurban 1447 Hijriah/2026 Masehi di Lapangan Padang Sappa, Kecamatan Ponrang, Kamis (21/5/2026).
Dalam dialog tersebut, Ketua KTNA Kabupaten Luwu, Dahsyan Lubis, menyampaikan keluhan petani terkait dugaan kecurangan penimbangan hasil panen yang dinilai merugikan petani.
Menanggapi hal itu, Patahudding menegaskan pemerintah daerah akan menurunkan petugas pengawas timbangan guna memastikan proses transaksi hasil pertanian berjalan adil dan transparan.
“Terkait timbangan, insyaallah kami akan turun melakukan pengawasan agar petani tidak dirugikan,” kata Patahudding.
Selain itu, Patahudding juga menegaskan seluruh bantuan pemerintah di sektor pertanian dan perkebunan tidak dipungut biaya. Ia meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan adanya pungutan dalam penyaluran bantuan.
“Bantuan pemerintah tidak ada bayar-bayar. Kalau ada yang meminta uang terkait bantuan pertanian, silakan laporkan,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga meluncurkan pupuk subsidi bidang perikanan sebagai bentuk dukungan terhadap produktivitas tambak masyarakat serta melepas petugas pengawas hewan kurban untuk memastikan kesehatan dan kelayakan hewan menjelang Iduladha 1447 Hijriah.
Kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Luwu, Islamuddin, Plt Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Luwu, Moch. Arsal Arsyad, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Luwu, Bustam, serta para camat se-Kabupaten Luwu.















