POROSCELEBES.COM, Yogyakarta — Kontingen Taekwondo Kabupaten Luwu berhasil mengharumkan nama daerah pada ajang International Gelora Taekwondo Indonesia Championship 2 Tahun 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni 2026 di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Prestasi membanggakan tersebut diawali oleh atlet asal Kamanre Dojang Belopa Fighter, Nauval Panji Saputra, yang sukses meraih medali emas pada nomor Kyorugi (pertarungan). Raihan tersebut menjadi kontribusi awal bagi Kabupaten Luwu dalam keikutsertaannya di kejuaraan internasional tersebut.
Selain medali emas, kontingen Luwu juga berhasil menambah koleksi medali melalui dua atlet lainnya. Axelia Nurzhaqyla Aljain meraih medali perunggu pada kategori Kyorugi (pertarungan), sementara Audrey Belva Farezky memperoleh medali perunggu pada nomor Poomsae (seni/jurus).
Berdasarkan data resmi Pengurus Kabupaten Taekwondo Indonesia (Pengkab TI) Luwu, kontingen yang diberangkatkan ke ajang ini terdiri atas enam atlet, satu manajer, satu pelatih (coach), dan satu ofisial. Keikutsertaan tersebut menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya Kabupaten Luwu mengirim atlet ke kejuaraan taekwondo tingkat internasional.
Pengkab TI Luwu menyebutkan bahwa jumlah atlet yang diberangkatkan disesuaikan dengan kemampuan pendanaan yang tersedia. Pengurus juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah memberikan dukungan sehingga kontingen Taekwondo Luwu dapat berpartisipasi dalam International Gelora Taekwondo Indonesia Championship 2 Tahun 2026.
Berikut daftar peraih medali dari kontingen Kabupaten Luwu:
Medali Emas: Nauval Panji Saputra
Medali Perunggu: Axelia Nurzhaqyla Aljain
Medali Perunggu: Audrey Belva Farezky
Pelatih Taekwondo Luwu, SBM Awal, mengatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja sama yang solid antara atlet, pelatih, pengurus, dan orang tua atlet.
“Prestasi ini adalah buah dari kerja sama dan dukungan semua pihak. Mulai dari atlet yang berjuang di arena, pelatih, pengurus, hingga orang tua yang terus memberikan motivasi. Alhamdulillah, hasil ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Luwu di kancah internasional,” ujarnya.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda Kabupaten Luwu untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah pada berbagai kejuaraan, baik tingkat nasional maupun internasional.















